Bosan Gaya Rambut dengan Membuat Poni Baru

0

Referensi: Joyoti Mahanta, Femina.in, 31.01.2013

Trend Rambut Hot

Bosan dengan potongan rambut Anda? Tetapi jika Anda belum siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada rambut lama Anda, beri saja poni baru. Dan kenapa harus poni? Tren poni emang datang dan pergi, tapi tetap oke.

Untuk beebrapa bentuk wajah aplikasinya adalah sebagai berikut:

1. Wajah persegi: Hindari Poni yang Terlalu Tajam, Gunakan yang Tumpul

  • Untuk melembutkan garis-garis wajah Anda gunting poni tepat di bawah alis, potongan tidak rata akan menampilkan sedikit dahi Anda. Poni yang tajam malah akan membuat wajah persegi Anda terkesan sangat penuh.

2. Wajah Bulat: Angular Fringe, Panjang di Pinggir

  • Dengan potongan poni melengkung ini membuat struktur wajah Anda menonjol, struktur tulang dan pipi yang menonjol akan membuat kesan langsing pada wajah Anda.

3. Wajah Hati: Poni Panjang

  • Jika dahi lebarm dan dagu menyempit poni panjang baik sasak maupun lurus sangat cocok akan mnghilangkan kesan dahi lebar Anda dan terfokus ke mata.

4. Wajah Oval: Poni Model Apapun Oke

  • Wajah oval adalah wajah serbaguna, cocok untuk semua potongan, nah gaya poni yang Anda pilih dapat diaplikasikan sesuai dengan jenis rambut Anda. Jika lebar, pilih poni model penuh, kalau rambut tipis ponis sasak panjang lebih cocok, Memotong poni paling aman adalah antara alis dan bulu mata. Sehingga gaya poni Anda dapat diubah-ubah, dengan sisir biasa ataupun gel, dan dapat pula ditarik kembali ke belakang dengan tali, pita atau jepit.

5. Dahi Sempit: Poni Pinggir Panjang dan Asimetris

  • Akan membuat dahi sempit Anda terkesan lebih kuat dan jelas.

Iklan

Busana Seperti Apa yang Tepat untuk Bentuk Tubuh Anda?

0
By Ariel, Muhammad Reza  Wednesday March 23, 2011 03:05 pm WIT

Apakah Anda perempuan berpinggul besar dan berdada kecil? Atau sebaliknya, berdada besar tapi pinggul kecil? Atau malah kurus dan lurus seperti anak kecil? Apa pun bentuk tubuh kita, semua kekurangannya dapat tertutupi dan kelebihannya dapat ditonjolkan jika kita memilih busana yang tepat. Ini kiatnya.

Jam Pasir
Wanita bertubuh jam pasir biasanya berdada besar, pinggang kecil, dan pinggul besar. Bentuk tubuh yang ideal, sebenarnya. Namun jika Anda memilih busana yang salah, bisa-bisa Anda malah terlihat gemuk. Triknya:
1. Pilih atasan berleher V. Atasan berkerah tinggi akan membuat dada terlihat lebih besar.
2. Jika Anda mengenakan atasan tanpa lengan, jangan pilih yang bertali kecil. Pastikan bagian pundaknya cukup lebar untuk menutupi tali bra. Selalu gunakan korset jika Anda memakai gaun strapless.
3. Pilih gaun yang memperlihatkan lekuk pinggang dan pinggul Anda. Gaun lurus dan lebar akan membuat Anda seperti mengenakan tenda.

Mungil
Jika Anda bertubuh kurus dengan tulang kecil, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, hindari baju yang bertumpuk-tumpuk. Bermain-mainlah dengan warna, motif, dan bahan busana. Baju bercorak ramai atau berwarna cerah cocok untuk Anda. Hindari gaun yang terlalu panjang, dan jangan lupa kenakan high heels.

Apel
Jika ukuran pinggang dan pinggul Anda sama dan membuat bagian tengah tubuh Anda lurus tak berlekuk, jenis tubuh Anda adalah apel. Untuk menutupi kekurangan ini, pilihlah gaun berpotongan empire dan gaun yang berdetail drapery. Hindari busana yang ketat di bagian torso. Yang baik bagi si tubuh apel adalah busana yang pas di bagian dada dan lengan.

Pir
Jika Anda berbokong besar dan berpinggul lebar, tapi dada dan bahu Anda kecil, Anda bertubuh buah pir. Saat berbelanja gaun, pilihlah yang mengembang dari pinggang ke bawah. Biarkan bahu dan pundak Anda terbuka dengan gaun bertali spaghetti. Gaun flowy dan gaun bertumpuk juga baik untuk Anda.

Boyish
Tubuh Anda lurus tak berlekuk bak anak laki-laki? Pilihlah gaun berkorset yang akan membuat Anda terlihat lebih feminin, atau gaun dengan leher halter untuk membuat dada terkesan lebih besar.

10 Busana dan Aksesori yang Wajib Dimiliki Kaum Wanita

0
By Muhammad Reza  Thursday March 24, 2011 01:15 pm WIT

Terus menerus mengikuti tren mode yang selalu berganti, pasti akan melelahkan. Padahal tanpa perlu bergaya sesuai tren, kita tetap bisa tampil stylish dengan gaya klasik yang tak pernah ketinggalan zaman. Untuk itu, ada 10 fashion item yang wajib dimiliki oleh seorang wanita.


1. Celana panjang hitam. Dengannya, kita bisa memakai kemeja dan blazer untuk berangkat ke kantor. Jika dipadu dengan blus dan aksesori girly, kita siap berangkat kencan dengan si dia. Celana panjang hitam juga pantas dikenakan bersama T-shirt untuk bersantai.

2. Sepatu hak tinggi hitam. Sama halnya dengan celana panjang hitam, sepatu hak tinggi ini bisa dikenakan untuk kegiatan formal dan kasual. Pilih yang bermodel stiletto atau platform sederhana dengan bagian ujung kaki tertutup. Sepatu dengan warna lain atau model ujung kaki terbuka boleh Anda miliki setelah punya sepatu wajib ini.

3. Kemeja putih. Kemeja ini bagaikan kanvas yang siap menerima nuansa tata rias dan rambut apa saja. Ia juga sangat fleksibel terhadap waktu dan resmi/tidaknya kegiatan. Dengan kemeja putih yang sama, kita bisa memadu-padankan jaket, blazer, vest, atau syal.

4. Blazer hitam. Selain menghangatkan tubuh, blazer “merapikan” tampilan. Bisa dipakai untuk urusan kantor dengan bawahan rok pensil, bisa juga dipakai jalan-jalan dengan bawahan rok jins. Pilih blazer yang ukurannya pas di badan, bukan ketat. Blazer yang kekecilan akan menampakkan tonjolan lemak dan terlihat berantakan.

5. Celana jins biru tua. Biru tua atau indigo tak saja membuat tubuh tampak lebih langsing, tapi juga mudah dipadu-padankan dengan warna lain. Umumnya kelihatan santai dengan T-shirt, tapi bisa naik kelas juga menjadi glamor bila dipadukan dengan jaket kulit, jaket berkerah bulu, atau perhiasan berwarna emas dan perak.

6. Sweater & cardigan. Sweater dan cardigan memberi sentuhan manis dan ‘effortless’ pada gaya busana apa saja. Selain dipakai di atas kaus, cardigan juga bisa menutupi gaun mini, gaun koktil bertali tipis atau tak bertali. Sedangkan sweater memberi kesan feminin dan tangguh sekaligus. Keduanya dengan mudah serasi dengan rok atau celana apa saja.

7. Pakaian dalam yang tepat. Meski tak terlihat, namun bila pakaian dalam terasa salah, penampilan kita juga akan terlihat kurang enak dipandang. Miliki setidaknya beha berwarna putih untuk atasan berwarna putih, hitam tanpa tali untuk gaun hitam, sport bra untuk berolahraga dan warna nude bila ingin mengenakan busana menerawang seperti berbahan lace. Miliki juga G-string atau thong untuk celana atau gaun ketat yang menempel di tubuh untuk menghindari penampakan garis celana dalam yang “mengganggu”.

8. Little black dress. Gaun hitam selalu klasik, elegan dan mudah dipadu padan dengan aksesori.

9. Kacamata hitam. Kacamata hitam adalah aksesori utama untuk mendapatkan kesan selebritas dengan mudah. Mau model aviator seperti yang dikenakan Sarah Jessica Parker atau model belalang ala Paris Hilton, yang penting sesuaikan dengan bentuk muka Anda. Bila ragu, ajak ibu atau teman terdekat yang bisa diandalkan sarannya saat berbelanja kacamata. Dengan kacamata hitam berkualitas, tampilan kasual berupa jins dan T-shirt langsung menjadi gaya.

10. Tas tangan bergaya klasik. Sebaiknya Anda menyisihkan uang untuk membeli sebuah tas tangan berkualitas dengan model yang klasik. Berkualitas; berbahan kulit asli yang tentunya tahan lama dengan jahitan yang rapi. Tidak harus bermerk, namun dengan sekali pandang saja tidak terlihat murahan. Sebagai alternative kulit, bahan kanvas pun boleh. Pilih model klasik yang bersih dari detil aneh-aneh atau yang trendy. Bentuk kotak atau trapesium adalah pilihan terbaik.

Tebak Karakter Wanita Lewat Sepatu yang Dipakainya

0
By Ayu Kinanti  Monday March 21, 2011 12:16 pm WIT

Sepatu wanita tak hanya membuat mereka terlihat cantik dan bergaya, tapi juga menunjukkan karakter.

Hal di atas diungkapkan para peneliti asal Perancis yang dikutip dari Sheknows.com. Berikut paparan mereka:

Wanita yang memilih sepatu dengan model stiletto (memiliki hak tinggi) cenderung ingin menonjol di antara yang lain. Hal itu ia lakukan demi menutupi rasa tidak percaya dirinya. Sepatu model tersebut juga biasa digunakan oleh para wanita yang menyukai tantangan, berani dan memiliki daya tarik seksual.

Sepatu kitten heels atau sepatu yang memiliki hak berbentuk paku payung biasanya dipilih oleh wanita yang memiliki kepercayaan diri tinggi, aktif, dan sangat menarik. Mereka ini juga memiliki sifat feminin yang natural.

Wanita yang memilih sepatu wedges tinggi adalah wanita kuat dan percaya diri akan pandangan hidupnya. Sedangkan mereka yang memilih sepatu wedges dengan hak rendah biasanya memiliki pribadi yang fleksibel, santai serta menyenangkan.

Para wanita romantis biasanya memilih sepatu yang memiliki hak tinggi dengan model platform (memiliki penyangga di bagian telapak depan). Wanita bersepatu platform juga memiliki sikap yang praktis dan berusaha keras dalam mencapai tujuannya.

Sedangkan wanita yang memilih sepatu sport memiliki hati yang sangat terbuka dan mudah bergaul. Tapi di sisi lain, mereka juga konservatif dan sulit menerima perubahan.

Bagaimana dengan Anda?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dipakai ke Kantor

0
By Ang Kai Fong, Yahoo! Southeast Asia  Thursday March 24, 2011 04:32 pm WIT

Beruntunglah jika Anda bekerja di kantor yang tak memiliki banyak aturan dalam berpakaian. Tampil modis dan trendi di tempat kerja pun jadi memungkinkan. Tapi hati-hati, ada beberapa “peraturan tak resmi” yang tetap harus kita patuhi agar tak terlihat salah kostum atau malah tak sopan.



SILAKAN…

1. Berinvestasi dalam bentuk pakaian
Tak ada salahnya sesekali membeli barang mahal, terutama untuk fashion item klasik yang bisa Anda pakai berulang-ulang. Anggap saja Anda berinvestasi demi kemajuan karir Anda di masa depan.

2. Berbusanalah seperti bosnya bos Anda
Pepatah mengatakan, dress for the job you want, not the job you have. Berbusanalah sesuai posisi karir yang Anda inginkan. Jika Anda dianggap tampil terlalu elegan untuk posisi Anda sekarang, bukan masalah. Toh Anda memang harus bergaya seperti ini jika sudah jadi bos nanti.

3. Pakailah sepatu yang tepat
Sepatu flats maupun sepatu hak tinggi 5 – 7 cm bisa Anda pakai. Namun usahakan untuk tak memakai sepatu berhak di atas 10 cm. Anda tak mau mobilitas terganggu gara-gara sepatu ketinggian, bukan? Jangan khawatir, stilleto 12 cm di rak sepatu Anda kan masih bisa dipakai di akhir pekan atau untuk acara pesta kantor.

4. Pilihlah tas yang “profesional
Tas kantor bisa jadi indikator seberapa profesional pemiliknya. Tas berstruktur dan kaku (kotak, trapesium) adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan tas yang “lemas”. Lebih baik lagi jika terbuat dari kulit.

5. Yang penting bersih
Berbusana yang baik tak hanya tentang pakaian saja, tapi juga rambut, rias wajah, aroma tubuh, dan kebersihan secara keseluruhan. Jauhi model rambut yang mengganggu pandangan mata. Ikat rambut Anda bila terlalu panjang. Pakailah make-up yang natural (Anda pergi ke kantor, bukan dugem). Dan yang terpenting, rawatlah kebersihan tubuh agar tak menebarkan aroma yang mengganggu rekan-rekan kerja.


JANGAN

1. Pakai baju tak sesuai ukuran
Kenali tubuh Anda. Untuk pakaian kantor, semua harus serba pas. Pakaian yang longgar akan membuat Anda terlihat seperti pemalas, sedangkan pakaian yang terlalu ketat akan membuat Anda terlihat seperti hendak melakukan pemotretan majalah pria dewasa. Hati-hati juga dengan garis pakaian dalam. Gunakan G-string saat memakai rok yang agak ketat.

2. Terlalu “dermawan”
Anda tentunya ingin terlihat seperti karyawan profesional dan bukan peserta pesta kostum bertema “sekertaris seksi”. Tentunya atasan terlalu rendah sebaiknya ditinggalkan. Sedangkan untuk rok, jika jatuhnya 5 cm di atas lutut, itu artinya rok Anda terlalu pendek untuk ke kantor.

3. Berlebihan
Percayalah, segala yang berlebihan — make-up, aksesori, parfum — tak akan membuat Anda cantik. Tinggalkan dulu anting-anting besar atau koleksi gelang yang biasa Anda pakai sekaligus sepuluh. Pilih saja satu-dua perhiasan yang klasik. Dan jangan sampai kesan pertama yang didapat klien dari Anda adalah wangi parfum yang “lebay”.

4. Pamer kekayaan
Tentu saja tak ada yang melarang Anda menenteng tas mahal rancangan desainer ternama. Tapi jika Anda datang ke kantor menggunakan mantel dengan logo brand fashion ternama terpampang besar-besar, semahal apapun mantel tersebut, Anda tetap akan terlihat norak bagaikan OKB (Orang Kaya Baru).

5. Terlalu matching
Oke, semua tahu bahwa Anda cinta warna pink. Tapi bukan berarti Anda bisa pergi ke kantor dengan gaun pink, tas pink, sepatu pink, bando pink, lalu duduk di meja kerja Anda yang dihias dengan aksesori serba pink. Ini kantor, bukan karnaval. Apalagi playgroup. Cukup pilih satu busana dengan warna menyala dan mencolok, dan seimbangkan dengan warna-warna netral.

Beruntunglah jika Anda bekerja di kantor yang tak memiliki banyak aturan dalam berpakaian. Tampil modis dan trendi di tempat kerja pun jadi memungkinkan. Tapi hati-hati, ada beberapa “peraturan tak resmi” yang tetap harus kita patuhi agar tak terlihat salah kostum atau malah tak sopan.

SILAKAN…

1. Berinvestasi dalam bentuk pakaian
Tak ada salahnya sesekali membeli barang mahal, terutama untuk fashion item klasik yang bisa Anda pakai berulang-ulang. Anggap saja Anda berinvestasi demi kemajuan karir Anda di masa depan.

Apa saja 10 fashion items yang wajib dimiliki wanita? Cek di sini.

2. Berbusanalah seperti bosnya bos Anda
Pepatah mengatakan, dress for the job you want, not the job you have. Berbusanalah sesuai posisi karir yang Anda inginkan. Jika Anda dianggap tampil terlalu elegan untuk posisi Anda sekarang, bukan masalah. Toh Anda memang harus bergaya seperti ini jika sudah jadi bos nanti.

3. Pakailah sepatu yang tepat
Sepatu flats maupun sepatu hak tinggi 5 – 7 cm bisa Anda pakai. Namun usahakan untuk tak memakai sepatu berhak di atas 10 cm. Anda tak mau mobilitas terganggu gara-gara sepatu ketinggian, bukan? Jangan khawatir, stilleto 12 cm di rak sepatu Anda kan masih bisa dipakai di akhir pekan atau untuk acara pesta kantor.

4. Pilihlah tas yang “profesional
Tas kantor bisa jadi indikator seberapa profesional pemiliknya. Tas berstruktur dan kaku (kotak, trapesium) adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan tas yang “lemas”. Lebih baik lagi jika terbuat dari kulit.

5. Yang penting bersih
Berbusana yang baik tak hanya tentang pakaian saja, tapi juga rambut, rias wajah, aroma tubuh, dan kebersihan secara keseluruhan. Jauhi model rambut yang mengganggu pandangan mata. Ikat rambut Anda bila terlalu panjang. Pakailah make-up yang natural (Anda pergi ke kantor, bukan dugem). Dan yang terpenting, rawatlah kebersihan tubuh agar tak menebarkan aroma yang mengganggu rekan-rekan kerja.


JANGAN

1. Pakai baju tak sesuai ukuran
Kenali tubuh Anda. Untuk pakaian kantor, semua harus serba pas. Pakaian yang longgar akan membuat Anda terlihat seperti pemalas, sedangkan pakaian yang terlalu ketat akan membuat Anda terlihat seperti hendak melakukan pemotretan majalah pria dewasa. Hati-hati juga dengan garis pakaian dalam. Gunakan G-string saat memakai rok yang agak ketat.

Bagaimana cara berbusana sesuai bentuk tubuh Anda? Cek di sini.

2. Terlalu “dermawan”
Anda tentunya ingin terlihat seperti karyawan profesional dan bukan peserta pesta kostum bertema “sekertaris seksi”. Tentunya atasan terlalu rendah sebaiknya ditinggalkan. Sedangkan untuk rok, jika jatuhnya 5 cm di atas lutut, itu artinya rok Anda terlalu pendek untuk ke kantor.

3. Berlebihan
Percayalah, segala yang berlebihan — make-up, aksesori, parfum — tak akan membuat Anda cantik. Tinggalkan dulu anting-anting besar atau koleksi gelang yang biasa Anda pakai sekaligus sepuluh. Pilih saja satu-dua perhiasan yang klasik. Dan jangan sampai kesan pertama yang didapat klien dari Anda adalah wangi parfum yang “lebay”.

4. Pamer kekayaan
Tentu saja tak ada yang melarang Anda menenteng tas mahal rancangan desainer ternama. Tapi jika Anda datang ke kantor menggunakan mantel dengan logo brand fashion ternama terpampang besar-besar, semahal apapun mantel tersebut, Anda tetap akan terlihat norak bagaikan OKB (Orang Kaya Baru).

5. Terlalu matching
Oke, semua tahu bahwa Anda cinta warna pink. Tapi bukan berarti Anda bisa pergi ke kantor dengan gaun pink, tas pink, sepatu pink, bando pink, lalu duduk di meja kerja Anda yang dihias dengan aksesori serba pink. Ini kantor, bukan karnaval. Apalagi playgroup. Cukup pilih satu busana dengan warna menyala dan mencolok, dan seimbangkan dengan warna-warna netral.