Ketika Akira Yoshizawa Muncul di Google Window

Kisah bermula ketika salah seorang teman (Mr. A) yang berulang tahun hari ini mendapat kado karikatur. Lucu buanget, gile. Jadinya kadoku yang cuma gambar mata dan buku seakan jadi bayang-bayang semu… Maksud hati gambar mata tapi jadi terlihat seperti gambaran anak tk yang ikut lomba gambar tingkat sd.

Dengan hati hampa aku ngegame, dan ketawa-ketiwi di 9gag, dan muncullah simbah Akira Yoshizawa. Dengan berat hati aku gambar deh, with only first line in paper, no eraser, no ruler, only paper with my mechanic pencil. Ya ampun, parah banget bahasaku. Noch nicht auch. Begitulah gores sana gores sini di sketchbook jadilah ini:

Akira Yoshizawa

Setelah dipikir-pikir karikatur Akira Yoshizawa, bener-bener gak mirip, jadi langsung kuphoto pake G-miniku yang hanya 2Mp, trus copypaste info dari wiki:

Lahir-meninggal : Kaminokawa, Japan 14 Maret 191114 Maret 2005 (Pneunomia)

Kebangsaan     : Jepang

Job                  : Origami Master

Designs            : up to 50k

Books              : 18

Beberapa buku yang terkenal :

  • ATARASHII ORIGAMI GEIJUTSU, Origami Geijutsu-Sha 1954
  • Origami Reader I, Ryokuchi-Sha 1957
  • Dokuhon, Vol.1 (Origami Tokuhon), 1973, ISBN 4-8216-0408-6
  • SOSAKU ORIGAMI (Creative Origami), Nippon Hoso Kyokai 1984, ISBN 4-14-031028-6
  • Dokuhon, Vol.2 (Origami Tokuhon), 1986
  • ORIGAMI DOKUHON II (Origami Reader II), Kamakura Shobo 1986, ISBN 4-308-00400-4

Penghargaan    : Order of the Rising Sun (by Kaisar Hirohito)

Fakta singkat:

– Lahir dari keluarga pemerah susu

– Bekerja di pabrik saat usia 13 tahun (Tokyo)

– Karir origami mulai saat berumur 20an setelah promosi dari pabrik sebagai juru design dan menjadi pengajar teknis (design) untuk karyawan baru dengan miniatur berupa origami

– Saat berumur 26 tahun, ingin menekuni origami sehingga berhenti bekerja di pabrik, namun malah mengalami kegagalan sehingga menjadi penjual tsukudani

– Saat Perang Dunia II menjadi petugas medis di Hongkong dengan menghibur pasien menggunakan origami, namun malah dianya sakit juga sehingga harus dikirim kembali ke Jepang

– Asahi Graph adalah majalah pertama yang menjadi batu loncatan karirnya sebagai master origami profesional di tahun 1954

– Di tahun yang sama, buku pertamanya Atarashii Origami Geijutsu (New Origami Art) mengentaskannya dari jurang kemiskinan

– Pameran perdananya di Museum Stedelijk pada tahun 1954, oleh Felix Tikotin seorang arsitek Belanda

– Kiyo Yoshizawa adalah istri keduanya yang menemaninya sampai tutup umur di usianya yang ke 94

– Tutup usia di Rumah Sakit Itabashi Ward pada ulang tahunya

Setelah peristiwa copypaste ku, baru kubaca ternyata simbah sudah tiada, innalillahi wainna ilaihi rojiun… pahlawan emang baru diingat kalo sudah meninggal… naudzubillah… Wish you’ll be better in real home, Mbah.

Sekian, danke schon^^.

Reference: wikipedia

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s